SAMSUMBA.com - Setelah tiba di Pulau
Salura pada Selasa (10/2/2026), santri dan santriwati Ma’had Darul Qur’an Wal
Hadits (MDQH) Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Pancor Lombok segera
memulai rangkaian kegiatan Safari Dakwah. Tanpa menunda waktu, mereka langsung
berbaur dengan masyarakat dan menghidupkan suasana masjid melalui kegiatan
keagamaan.
Tampak salah seorang santriwati, Lidia
Silfiana, mengajar ngaji anak-anak di beranda Masjid Nurul Iman Salura pada
Kamis (12/2/2026). Anak-anak terlihat begitu antusias dan bersemangat mengikuti
pelajaran. Suara lantunan huruf-huruf hijaiyah menggema di halaman masjid.
Selain Lidia Silfiana, Tim Safari Dakwah yang dikirim oleh MDQH NWDI Pancor Lombok lainnya adalah Hamdan Rianto, Ikhwan Hakiki, Syahida, Siti Ramadhani dan Yolanda Putri Febriana.
Mengajar ngaji merupakan aktivitas yang
sangat mulia. Bahkan Grand Syekh Al-Azhar, Syekh Ahmed al-Thayyib, saat
berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu, pernah mengungkapkan cita-citanya
untuk menjadi guru ngaji Al-Quran di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Beliau
menyatakan, “Aku siap untuk meninggalkan jabatan kursi Grand Syekh untuk
menjadi guru ngaji, semoga Allah mewujudkan cita-citaku sebelum ajal
menjemputku.” Pernyataan tersebut menunjukkan betapa tinggi dan mulianya
kedudukan seorang pengajar Al-Quran.
Pulau Salura yang terpencil dan berada
di wilayah terluar selatan Sumba memiliki semangat keislaman yang kuat di
tengah segala keterbatasan. Masjid menjadi pusat aktivitas keagamaan sekaligus
ruang pembinaan generasi muda. Kehadiran para santri / santriwati yang mengajar
Al-Quran di Masjid Nurul Iman tidak hanya memberikan tambahan ilmu bagi
anak-anak, tetapi juga menghadirkan inspirasi dan motivasi agar mereka berani
bercita-cita tinggi, meskipun tinggal di daerah yang jauh dari pusat kota.
Kegiatan sederhana seperti mengajar
ngaji di beranda masjid sejatinya memiliki dampak jangka panjang. Dari
huruf-huruf hijaiyah yang diajarkan hari ini, tumbuh kecintaan kepada Al-Quran
yang akan membimbing kehidupan mereka kelak. Safari Dakwah ini pun menjadi
bukti bahwa dakwah dan pendidikan Al-Quran dapat menjangkau wilayah mana pun,
termasuk pulau-pulau kecil seperti Salura, demi menumbuhkan generasi Qurani
yang berakhlak dan berilmu. (fa)


