Kesan Mahasiswa asal Waingapu terhadap UIN Tulungagung

SAMSUMBA.com - Mahasiswa asal Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, merasakan kesan positif selama berkuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Mereka menikmati lingkungan belajar yang nyaman serta bertemu dengan dosen dan teman yang baik. Kehidupan kampus memberi pengalaman baru sekaligus menumbuhkan semangat untuk belajar dan mengembangkan diri.

Kesan tersebut disampaikan Safitri Malati S.A. Almahu dan Dwi Andini Rahmawati saat dihubungi SAMSUMBA.com, Rabu (9/9/2026).

Safitri, lulusan SMKN 1 Waingapu, mengungkapkan bahwa suasana kampus membuatnya senang menjalani perkuliahan. Ia merasa memperoleh kesempatan untuk belajar sekaligus mengenal orang-orang baru yang memberikan kesan positif.

“Saya merasa senang bisa belajar di lingkungan yang nyaman dan bertemu dengan dosen dan teman-teman yang baik. Saya juga mendapatkan banyak pengalaman baru sejak menjadi mahasiswa,” ungkap mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah itu.

Pengalaman tersebut menumbuhkan keinginan Safitri untuk memanfaatkan masa kuliah dengan sebaik-baiknya. Selain memperoleh ilmu yang bermanfaat, ia berharap dapat membentuk pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab dan mampu meraih prestasi.

Kebahagiaan juga dirasakan Andini. Lulusan SMA Negeri 2 Waingapu yang kini belajar pada Prodi Manajemen Keuangan Syariah itu mengaku sebelumnya tidak pernah membayangkan akan benar-benar berkuliah di Pulau Jawa. Saat pertama kali tiba di UIN Tulungagung, ia merasa bahagia karena kesempatan tersebut akhirnya menjadi kenyataan.

Bagi Andini, menjadi bagian dari UIN Tulungagung membawa harapan untuk berkembang, baik dalam kemampuan akademik maupun pembentukan akhlak.

“Saya sangat berharap selama studi di UIN SATU bisa menjadi mahasiswa yang tidak hanya aktif, tetapi juga kompeten secara akademik dan berakhlak mulia,” tuturnya.

Melalui bidang ilmu yang dipelajarinya, Andini berharap kelak dapat bekerja di Bank Syariah Indonesia (BSI). Ia juga bercita-cita menjadi pengusaha muda yang menjalankan usaha sesuai prinsip syariah dan membuka lapangan pekerjaan. Sementara itu, Safitri ingin menekuni pekerjaan sesuai bidang ilmunya serta memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Berbekal pengalaman mereka selama berada di UIN Tulungagung, keduanya mengajak adik-adik kelas di Waingapu untuk terus belajar dan berani melanjutkan pendidikan.

“Jangan takut untuk bermimpi dan terus semangat belajar. Jangan menyerah hanya karena berasal dari daerah yang jauh. Kalau ada kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, manfaatkan sebaik mungkin dan terus berusaha untuk mencapai cita-cita,” pesan Safitri.

Andini menyampaikan pesan serupa agar pelajar di Waingapu berani mengambil langkah menuju masa depan.

“Tetap semangat dan terus belajar lebih giat lagi. Jangan pernah takut untuk memulai lembaran baru dalam hidup,” ujarnya.

Untuk diketahui, jumlah mahasiswa asal Waingapu yang sedang kuliah di UIN Tulungagung saat ini tercatat berjumlah 16 orang. (fi)

“Aku tidak bermaksud kecuali melakukan perbaikan yang membawa kebaikan bagi semua orang sesuai kesanggupan dan kemampuanku. Dan yang memberi pertolongan untuk mencapai tujuan itu hanyalah Allah” (Al-Quran, Surat Hud Ayat 88)