Pesantren Ramadhan 2026 untuk Pelajar se-Kota Waingapu Resmi Dibuka


SAMSUMBA.com - Kamis (19/2/2026) Pesantren Ramadhan 1447 Hijriyah / 2026 Masehi untuk pelajar se-Kota Waingapu dan sekitarnya telah secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumba Timur, Huki Y.O. Wila Hida. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama komunitas pemuda pecinta dakwah di Sumba Timur dan Masjid Agung Al-Jihad.

Kegiatan Pesantren Ramadhan dibagi menjadi dua gelombang, yaitu Gelombang I untuk Tingkat SD/MI dan Gelombang II untuk Tingkat SMP-SMA. Untuk jenjang SD/MI Pesantren Ramadhan dilaksanakan pada Kamis (19/2/2026) hingga Ahad (22/2/2026). Sedangkan untuk Tingkat SMP-SMA dilaksanakan pada Kamis (26/2/2026) hingga Senin (2/3/2026).

Animo pelajar mengikuti Pesantren Ramadhan sangat besar. Di hari pertama Pesantren Ramadhan untuk Tingkat SD/MI diikuti lebih dari 250 pelajar.

Program-program yang disiapkan panitia sangat beragam dengan durasi waktu sekitar 3 jam. Untuk Tingkat SD/MI berlangsung pukul 08.00-11.30 WITA, sedangkan untuk Tingkat SMP-SMA berlangsung pukul 15.30-18.30 WITA atau sampai berbuka puasa.

Ustadz Mohdar Rafiq Hud Assegaf, S.Pd.I. selaku ketua panitia bersama tim merancang materi-materi yang dirasa saat ini sangat dibutuhkan oleh para pelajar. Mulai dari memperbaiki bacaan Al-Quran (tahsinul Quran), tahfidzul Quran, hafalan doa-doa sehari-hari dan penguatan akidah Islam dan akhlak mulia.

Para narasumber yang dihadirkan pun ahli di bidangnya masing-masing. Para santri juga akan didampingi oleh para mentor di tiap-tiap halaqah untuk mendapatkan bimbingan dalam membaca Al-Quran dan doa-doa harian.

Diawali dengan shalat Dhuha, Pesantren Ramadhan dilanjutkan dengan penyampaian materi, tanya jawab dan pembinaan di halaqah masing-masing. Di sela-sela materi, para santri akan mendapat doorprize menarik dan hampers berupa takjil.

Seluruh pembiayan kegiatan Pesantren Ramadhan bersumber dari donasi para dermawan yang memiliki kepedulian terhadap masa depan dakwah Islam di Kabupaten Sumba Timur. (ayuni)

“Aku tidak bermaksud kecuali melakukan perbaikan yang membawa kebaikan bagi semua orang sesuai kesanggupan dan kemampuanku. Dan yang memberi pertolongan untuk mencapai tujuan itu hanyalah Allah” (Al-Quran, Surat Hud Ayat 88)